Rabu, 13 September 2017

Akupuntur Atsma untuk Anak Anak



Atsma adalah salah satu penyakit yang perlu diwaspadai, karena tidak jarang penyakit ini bisa memicu kepada kematian.  Penyakit ini bisa menyerang anak-anak dan juga orang dewasa.

Dalam Pandangan Pengobatan Tradisional China (TCM) ASTMA terjadi bila Qi 3 organ YIN mengalami kekurangan. Ketiga organ YIN itu adalah , Paru Paru, Limpa dan Ginjal. Qi Pelindung tidak cukup kuat sehingga terjadilah penumpukan DAHAK dan LENDIR.

Bila QI Paru paru kurang maka ia tidak dapat menahan serangan Pathogen dari luar, yang menyerang terus menerus.

Bila Qi Limpa kurang maka ia tidak akan dapat mengalirkan cairan di perut, sehingga menyebabkan penumpukan dahak dan lendir, yang dapat naik ke Paru Paru.

Bila Qi Ginjal kurang maka ia tidak akan dapat menguapkan cairan dan air sehingga penumpukan dahak akan diubah menjadi lendir.

Pada anak anak Atsma biasa disertai dengan eksim yang menandakan terjadinya akumulasi dahak, ada juga yang disertai wajah putih dan sedikit bengkak.

Penanganan astma sejak dini akan menghasilkan terapi yang lebih efektif. Terapi Akupunktur pada anak anak untuk kasus seperti ini tidak memerlukan jarum yang banyak, hanya sekita 6 jarum saja, sehingga tidak menimbulkan ketakutan pada anak2.

Penggunaan jarum yang tipis dan penetrasi yang relatif dangkal cukup untuk menghasilkan efek terapi yang bagus tanpa menimbulkan kesakitan kepada anak.

Penanganan astma dengan akupunktur sangat baik untuk anak anak, selain aman, juga menghindari penggunaan obat obatan yang berlebihan kepada anak anak.

Frekuensi terapi seminggu 2 kali selama 1 seri (10 kali terapi) insya Allah akan sangat bermanfaat dalam memulihkan kondisi anak sehingga penyakit ini tidak terbawa ke usia dewasa.
#akupunkturamahanak
 

Selasa, 05 September 2017

Akupunktur Aman & Nyaman
 
 

Sebagai wujud tanggung jawab terhadap konsumen dalam hal ini Pasien yang berobat, maka memiliki Surat Ijin Praktek dari DINAS KESEHATAN  menjadi satu keharusan.  Alhamdulillah kami telah melakukan Perpanjangan Ijin Praktek sampai tahun 2019. Semoga hal ini akan dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pasien , sehingga mampu menjadi MITRA DINAS KESEHATAN dalam meningkatkan Tingkat KESEHATAN di Wilayah Kota Depok khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Jumat, 12 Mei 2017

Diri Kita atau Mobil Kita yang Lebih BERHARGA ?


Saat ini saya sedang antri di Salah satu Bengkel Resmi Mobil saya. Datang Lebih pagi supaya dapat antrian Lebih awal. Menyiapkan Dana yang CUKUP Demi kembali fit nya kendaraan saya, Aman saat mudik lebaran !!!

Kenapa saya service saat ini padahal ramandhan saja belum, apalagi Lebaran ?
Ini karena saya begitu member nilai tinggi akan fungsi Mobil saya. Say tidak ingin Ada Hal hal yang tidak diinginkan terjadi saat kendaraan dipergunakan.
Jadi tanpa harus menunggu keluhan yang Besar, Ada kelainan sedikit saja langsung datang ke Bengkel. Saya sangat tidak ingin kendaraan mati tiba2, HOROR !!!

Sambil menunggu antrian saya merenung Dan teringat dengan tamu tamu di Tempat Praktek, yang datang dengan kursi roda atau digendong, dibopong oleh keluarganya. Saya selalu menanyakan kronologi kejadian saat mulai sakit. Hampir 100% mereka mengatakan Tiba- tiba!!!

Saya jadi berpikir apakah mereka tidak pernah melakukan SERVICE REGULER ?, apakah mereka hanya berobat saat Ada keluhan, bahkan hanya Kalau badannya sudah tidak bisa lagi bekerja !!

Sebenarnya Alarm Tubuh Kita jauh Lebih sempurna dibanding alarm kendaraan Kita dalam memberi tanda KELAINAN !

Masalahnya seberapa PEDULI Kita terhadap Alarm Tubuh dibanding Alarm/Sinyal yang muncul di dashboard Mobil Kita ?

Kendaraan saja, di PREVENTIVE, kenapa untuk DIRI KITA SENDIRI, menunggu EMERGENCY ?
#ACUPUNCTUREFORPREVENTIVE

Sehat Alami di 2018

Mengawali tahun 2018, kita dihebohkan dengan adanya wabah difteri yang menyerang anak anak bahkan bisa juga menyerang orang dewasa. Untuk...